The History of Triple – S Net :: We are Family Part 1

devas39.wordpress.com. Jangan heran kalau anda melihat salah satu diantara post kami yang berelasi satu sama lain. Ya iya, lha wong kita dari team yang sama koq.

Friendship : Teman teman sekapal

2 tahun lalu, 2006, semasa warnet sejuta umat seribu maksiat yang punya owner dan OP laknat bernama NEBULA masih beredar di galaksi percaturan warnet warnet Indonesia. Ketika semua masih terasa indah. Saat dunia masih milik kita (lah malah jadi lagunya Andra and The Backbone). Saya sudah bisa ngeliat kalo umur ni warnet kayaknya dah nggak lama. Dah semaput kalo kata orang Jawa bilang. Di kondisi seperti itu, temen saya, selanjutnya sebutlah si Arab Raja Minyak mengutarakan niatnya ke saya untuk membuat warnet tandingan. Tapi ide itu hanya menjadi buah pikiran yang menguap begitu saja. Apalagi si Arab ini ternyata waktu itu sibuk, dalam urusannya pulang kampung ke Saudi sekaligus menjadi tamu Allah dan menyempurnakan Rukun Islammnya dengan menjadi Haji.

Setahun berganti, si Arab Raja Minyak tak kunjung menampakkan keseriusannya dalam menapaki ide yang 12 bulan yang lalu dia lontarkan. Keadaan makin diperparah ketika The Almighty NEBULA akhirnya tak mampu keluar dari krisis moneter yang menerpanya. NEBULA tutup.

Dan kaum jomblo nomaden, yang sehari hari menjadikan NEBULA sebagai tempat ‘kencan’ mereka mulai merasa seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Sebagian ada yang pindah tempat pemukiman. Sebagian ada yang bermain di rumah dan mengautiskan diri. Sebagian kecil lagi ada yang ‘get a life’ dan dapat gandengan hidup (me!! ME!!). Mereka yang mengkultuskan diri sebagai ‘Gamers sejati’ bergabung di tempat pemukiman baru bernama ANGIN ANGIN. ANGIN ANGIN mengambil lokasi yang tidak jauh dari lokasi awal TKP kematian NEBULA, tapi amat sangat lebih strategis darinya. PImpinan dari warnet baru ini bernama Jimmy, Jimmy Sang Gitaris. Jimmy Sang Gitaris, konon mengepalai 3 manusia di bawahnya. Masing masing adalah Revo, Kocok Jaya dan Baba sebagai teknisi. Awalnya ANGIN ANGIN terlihat sebagai hunian ideal untuk kaum elite dan hedon (Saingan Real Estate-nya Agung Sedayu Group), sayang tidak sampai 1 tahun dari peletakan batu pertamanya ANGIN ANGIN sudah harus mengumumkan masa pailitnya kepada publik. Dasar ANGIN ANGIN-an. Sekali lagi, kapal besar kita (kita?) karam dihempas ombak lautan menyeramkan bernama kebangkrutan. Tidak lama, Baba yang tadinya menjabat sebagai teknisi ANGIN ANGIN kini berpindah kerja dan menjadi teknisi warnet yang semula merupakan saingan ANGIN ANGIN. Yu.. Mari Net namanya. Babapun mulai merekomendasikan kita kita ini untuk bermain disana. Kebetulan waktu itu, masa masa DOTA sedang mencapai pubernya. Diwarnai dengan meledaknya XCN di ACG ’07 dan bangkitnya klan klan baru Indonesia, Depok Rock City pun tidak mau ketinggalan geliatnya. Kebetulan di base kita yang baru ini, Yu.. Mari Net, bandwith yang mereka sediakan cukup mendukung. (Yaa.. kalo sekedar nggak ngelag di battle net mah). Jadilah saya, Kurus, Suneo, Daniemon dan Soje menjadi tim inti dalam setiap Clan War Dota, yang rutin kami adakan… kalau lagi inget. Di tengah riuh dan gemuruh Yu.. Mari Net, tiba tiba Arab Raja Minyak kembali. Dia mencengkram tangan kananku yang waktu itu sedang memegang mouse dan seru bermain Dota. “Dra… kita harus bikin net sekarang!! SEKARANG!!” Lantaran kaget, tanpa sadar mouse yang saya pegang dengan erat terlempar dan meluncur mesra ke jidat si Arab Raja Minyak!! Setelah berlutut meminta maaf ala hamba sahaya, Arab Raja Minyak pun kembali melanjutkan titahnya untuk membuat ‘kerajaan’ baru. Dia pun mengutus saya, Prii.Mus Yustisio, Kurus sebagai tim inti. Dan si Botak Alias Creep sebagai tim cadangan alias kroco atau istilah DOTA-nya .. creep. Disinilah.. perjuangan kita membuat sebuah warnet dimulai. Bersambung . . .

Explore posts in the same categories: Daily Life :: things that i'll never forget in my entire life

3 Comments on “The History of Triple – S Net :: We are Family Part 1”

  1. devas39 Says:

    wkwkwk jadi ingat masa lalu ndro…. mana si baculer seno cmn bisa ketawa doang pas crimping… dasar ccna ccna gadungan wkwkwkkwkw

  2. sleepyfoxz Says:

    Ga ilang ilang emang suneo ayamnya sampe skrg, eh btw emang soal cabling kita semua ahlii bangett… sampe sampe menolak untuk melakukan hal sepele macam itu *alasan orang bacul*


  3. [...] mengingat animo yang luar biasa (sepinya), maka saya memutuskan untuk melanjutkan cerita Box Office The History of Triple-S Net Part 1 Hmm.. sampe mana yah ceritanya. A~HA! *dengan mata berbinar dan bunyi lampu ‘TING’ di [...]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.